Senin, 06 Juni 2016

[Intro] Battle of Realms III: Kidnapping

this is it”

Kejadian-kejadian barusan  ini membawaku ke sini. tempatku menyimpan segala realitas yang pernah kubaca dan kunikmati. Sebuah ruangan persis seperti perpustakaan Kerajaan dimana aku berdiam, tetapi disini adalah tempat dimana hanya aku sendiri yang bisa datang.

“Berapa banyak yang akan kau bikin?” Aku dan juga karakter bikinanku.

Aku berbalik memandangi dua orang yang berada di belakangku. Yang mempertanyakanku barusan adalah Link. Salah satu karakter bikinanku yang akan selalu kubanggakan.


“Aku tidak akan membuat karakter lain, pencipta sama seperti penyihir di dunia kalian, saat mereka menciptakan segala sesuatu dengan menggunakan Mana, Kami menciptakan segala sesuatu dengan menggunakan Imajinasi, dan berseberangan dengan anggapan orang. Bagi kami yang bisa menggunakan Imajinasi, percayalah kalau imajinasi itu terbatas.”

“Tuan, kalau begitu apakah tuan yakin bisa mendapatkan Realitas emas tersebut?” Kini sang gadis yang mempertanyakanku.

Berbeda dengan Link, Karakter lengkap yang pernah  kubuat beserta realitasnya. Xia Loo adalah karakter gadis yang kubuat untuk menganggu realitas lain, Ia tidak pernah sempurna.

“Karena itu aku tidak membuat, tetapi… ”

Aku berbalik membelakangi mereka, membiarkan mereka melihat apa yang kulihat. Sebuah lemari terbentuk di depanku, dan lembar demi lembar realitas tersusun dengan rapi.

“… aku akan menyalin identitas karakter yang pernah ada yang dibuat oleh pencipta lain!”

Dari belakangku hanya terdengar suara Xia Loo tercekat, Link yang menyadari apa dan siapa diriku tidak membunyikan satu reaksi pun.

“Heretics, Kau yang melawan ceritamu, kau yang lebih dahulu menentukan kapan dan bagaimana segala sesuatu berakhir, kau yang diciptakan hanya untuk ditentang, Berkumpullah. Karena setelah ini, kau akan dapat menentukan takdirmu sendiri, kau akan lepas dari cengkeraman Plot!”

Saat aku menjulurkan tanganku ke depan aku segera menarik salinan esensi karakter-karakter yang ditolak realitas, rasa benci mereka, kegilaan mereka adalah senjata yang tepat untuk menjadi prajurit-prajuritku.

Bola-bola hitam meloncat keluar dari lembaran-lembaran realitas. Saat bola pertama berhenti di tanganku angin dingin menerpa tulang punggungku. Tetesan keringat bergulir dari dahiku.

Aku tidak menyangka mengambil karakter-karakter ini ternyata lebih sulit daripada yang kuperkirakan, kekuatan dari pencipta asli masih mempengaruhi mereka sekuat mungkin, padahal aku meyakini membuat salinan seharusnya lebih mudah daripada mengambil yang asli.

Saat rasa dingin sudah berubah menjadi rasa nyeri, dan rasa nyeri telah mengganggu pernapasan dan peredaran darahku aku menutup genggamanku.
Setelah menarik lenganku aku terhuyung, Xia Loo dan Link segera menangkap tubuh limbungku.

“Bagaimana tuan?” Xia Loo di kananku melihat ke arah genggamanku. Saat aku membuka telapakku, belasan bola-bola hitam melayang di atasnya.

“Kupikir pencipta adalah entitas yang serba bisa dan abadi.” Link memberikan komen pedas melihat keadaanku.

“Kami tidak abadi, cuman waktu bagi kami adalah relatifitas!”

“Lalu mengapa para karakter ini hanya berupa Bola?”

Aku tidak akan menempatkan mereka disini, disini adalah ruangan pribadiku, dan akan terlalu merepotkan jika mereka terlalu berisik di sini.

“Link, kau tunggu disini, lakukan sesukamu, asal tidak merusak kantorku!”

“Xia Loo ikut denganku!”

***


Menembus realitas bukanlah hal yang mudah, bahkan bagi entitas yang lebih tinggi dari karakter sepertiku. Menemukan kemampuan untuk melompat ke realitas cerita juga bukan perjalanan yang mudah.

Saat aku berhasil menemukan caranya, aku menyadari bahwa aku bukanlah murid SMK 17 tahun seperti dulu. Merapatkan mantel putih ke tubuhku untuk menahan dinginnya cuaca, aku melangkah masuk ke Realitas tertua yang pernah aku temui.

Sebuah realitas bernama [Kemudian], sebuah galeri dimana kau bisa menemukan banyak sekali cerita dan karakter. Sekarang, mari kita mulai pertunjukan utamanya.

Aku menjulurkan kedua tanganku ke langit-langit, membuat ‘Benang-Benang Realitas’ dan melakukan mekanisme pencarian. Dengan setiap benang memasuki semua lukisan di sekitarku, aku mulai menyalin seluruh data di dalamnya, menangkap setiap karakter utama dengan idealis yang sama denganku.

Menjaga kesadaran sementara semua proses dan data dalam pikiranmu berubah menjadi ‘Esensi’ bukanlah hal yang mudah. Saat ini, aku adalah sebuah computer raksasa yang lebih cepat dari prosesor tercanggih saat ini.

Bola-bola cahaya kini muncul di tanganku dan dengan menginjeksikan sedikit perintah, aku mengubahnya menjadi sebuah disket bewarna-warni. Tugas pertama selesai, apa yang mereka piker saat mereka terbangun di tempat asing? Apa yang mereka akan lakukan saat menyadari bahwa aku menyalin paksa diri mereka ke disket ini?

Dengan senyuman puas, Aku meraih disket-disket itu dan memasukkannya ke dalam kantong mantelku. Untuk sekarang, Aku melompat ke IRSS Chekov.

***

Dengan ini, Battle of Realms HxH resmi dibuka, kami siap menerima pendaftaran.

Peserta harap mendaftarkan OC-nya sesuai dengan ketentuan di Forum kners

Tidak ada batas jumlah karakter.

Kalian bisa menaruh link Karakter kalian di Post ini, dan juga di Forum untuk memudahkan pensortiran.

Terima Kasih :D para pahlawan dan para penentang!

1 komentar: