Senin, 06 Juni 2016

[Charsheet][Hero] Albiero Immanuel Keith - The Absolute Defense

Albiero Immanuel Keith | Al | Keith
20 | Laki-laki
By : Error

 
Deskripsi Fisik :
  • Wajahnya biasa saja, tidak jelek juga tidak tampan.
  • Rambut coklat pendek dengan model spike yang jarang di sisir.
  • Selalu terlihat memakai kaos putih kumal dengan jaket hitam bertudung dengan garis ungu. Memakai celana jins panjang yang sudah robek di bagian lutut.
  • Dia juga selalu terlihat memakai headset ungu yang digunakannya untuk mendengarkan lagu-lagu galau nan suram.
  • Ditangannya selalu membawa minuman kalengan dengan wadah warna kuning bertuliskan Dry Ginger.


Kepribadian :
  • Pendiam, jarang berbicara dan selalu memasang tampang suram.
  • Dia sangat tertutup pada orang asing yang belum dikenalnya, namun walau begitu dia tetap selalu berusaha bersikap sopan pada siapapun yang ditemuinya.
  • Sifatnya sangat pesimis, dan sebisa mungkin dia selalu berusaha untuk menjauhi perkelahian dan lebih memilih untuk berunding damai.
  • Tipe orang yang tidak akan membenci orang lain kecuali jika orang itu duluan yang membencinya. Dia juga jarang menunjukan emosi di hadapan orang lain, dan tidak akan bicara kecuali jika di ajak bicara lebih dulu. 

Kemampuan :
Keith memiliki dua kemampuan di kedua tangannya, yaitu :
  • Tangan kanan : Absolute Breaker
  • Tangan kiri : Absolute Barrier
Absolute Breaker dapat menetralisir kekuatan apapun. Mulai dari kekuatan super, kekuatan abnormal, kekuatan manipulasi, kekuatan hiptonis, kekuatan luar biasa, kekuatan yang gak jelas kegunaannya apa, kekuatan yang bikin orang lain bingung maksudnya apa, pokoknya kekuatan dan kemampuan apapun dapat di netralisir oleh Absolute Breaker!
Absolute Barrier, dengan kemampuan ini Keith dapat menciptakan medan pelindung super kasat mata yang dapat melindungi dirinya dari serangan apapun, baik serangan fisik ataupun non-fisik.
New! Awakened Power!
  • Libido Power : Kekuatan tersembunyi yang sebenarnya dimiliki oleh setiap orang di dunia, namun hanya sebagian saja yang berhasil menggunakan kekuatan ini hingga batas maximum. Kekuatan yang dapat menambah tenaga dan daya hancur Keith, dan juga memungkinkannya untuk menggunakan super armor hitam yang memungkinkannya untuk melakukan teknik-teknik bertarung tangan kosong level tinggi. Kelemahan dari kekuatan ini adalah hanya bisa digunakan saat tingkat libido Keith mencapai puncak alias dalam keadaan "Turned on!"
NB: Gambar ini hanya ilustrasi dari super armor Libido! Armor yang asli mungkin lebih keren atau malah lebih norak.
  • Gravity Barrier : Salah satu dari 5 barrier yang dimiliki oleh Keith. Dapat meningkatkan kekuatan gravitasi pada permukaan yang dilapisi oleh barrier tersebut dengan kekuatan 10x gravitasi bumi, hanya bisa digunakan 3x dalam setiap pertarungan. Kelemahan lain dari jurus ini adalah efeknya berpengaruh pada siapapun yang berada di atas permukaan barrier, termasuk Keith sendiri.
  • Amnesia Barrier : Salah satu dari 5 barrier milik Keith. Dapat menghilangkan keberadaan pengguna dari orang-orang awam dan warga sipil, namun tidak bisa menghilangkan keberadaan dari lawan bertarung. Kelemahan lainnya adalah jurus ini hanya menghilangkan keberadaan, namun pengguna masih bisa melukai warga sipil yang disentuhnya.

New! Finishing Attack!
  • Infinite Barrier : Jurus andalan Keith yang pertama, dengan menciptakan puluhan hingga ratusan dinding pelindung transparan yang mirip barisan domino, Keith akan mendorong lawannya dengan barrier tersebut hingga sangat jauh, lalu berikutnya dia akan mengumpulkan seluruh kekuatan dari kesuraman, kenistaan dan rasa sakit dari seluruh korban NTR di tangan kirinya untuk melayangkan pukulan berkekuatan super pada lawannya yang terjebak di balik dinding pelindung. Bisa juga dikombinasikan dengan drop kick dari udara.
Kelemahan :
  • Keith tidak bisa menggunakan kedua kemampuannya sekaligus karena alasan logika. Mengingat absolute breaker adalah kemampuan yang menetralisir kekuatan super, maka saat digunakan otomatis kemampuan absolute barriernya juga ikut ternetralisir karena perisainya juga termasuk kekuatan super. Jadi absolute barrier juga tidak bisa digunakan bersamaan dengan absolute breaker.
  • Absolute Breaker akan semakin kuat jika tekad bertarung penggunanya juga kuat, maka menurut hukum logika:  
  • p ==> q dan q ==> r  dengan P = Keith semangat. Q = Tekad bertarung kuat. R = medan pelindung semakin kuat. Jadi kesimpulan yang bisa diambil dari silogisme tersebut adalah : p ==> r (jika Keith semangat, maka medan pelindung semakin kuat) 
  • Nah, dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan pula jika tekad bertarung atau semangat Keith menurun, maka medan pelindungnya juga akan semakin lemah. Jadi jika Keith kehilangan semangat atau niat bertarung (entah karena dia semakin suram atau karena musuhnya mengintimidasi) maka medan pelindungnya akan hancur.
  • Walaupun memiliki pertahanan yang sempurna, tapi Keith bukanlah petarung, dan dia juga jarang berkelahi. Hal ini membuat Keith mendapat kesulitan saat menghadapi musuh yang murni serangan fisik. Ditambah lagi dia juga manusia biasa yang tetap mati jika dibunuh. Seperti yang dia dengar dari seorang anak smu berambut merah di suatu tempat, "Orang mati kalau dibunuh."
  • Absolute Breaker tidak bisa menghapus atau menyegel kemampuan lawan, hanya menetralisir saja. Jadi jika musuhnya menyerangnya berkali-kali, maka Keith harus menetralisirnya berkali-kali juga.
  • Kok rasanya kelemahannya panjang banget ya, segini aja deh, takut yang baca bosen duluan.

Realm :
Academy City - Japan

 Kehidupan sebelum turnamen :

Malam minggu, benar-benar malam yang penuh dengan kegalauan dan keputus-asaan. Di sebuah taman kecil yang sepi di sudut Academy city, Keith duduk di bangku taman, termenung memikirkan nasibnya.

Dia memilih tempat tempat itu bukan karena dia suka gelap-gelapan, namun karena tempat lain dipenuhi oleh muda-mudi yang sedang malam mingguan bersama pasangan mereka, sedangkan dia hanya sendirian tanpa ada yang menemani. Jadi daripada membuat dirinya merasa konyol sendiri, Keith memutuskan untuk menjauh dari keramaian malam minggu.

Sebenarnya dia merasa galau bukan karena tidak punya pasangan di malam minggu, juga bukan karena habis menghamili anak orang. Alasan kenapa dia merasa suram pada malam yang suram itu adalah...

"Tinggal tiga hari lagi..."

Keith menghela nafas lelah. Bukan hanya lelah fisik tapi juga lelah mental. Karena sudah seharian ini dia mengurung diri di kamarnya.

Tubuhnya pegal, kepalanya terasa sangat pusing karena terlalu banyak membaca buku. Walaupun sebenarnya dia bukan tipe orang yang suka menyiksa dirinya sendiri, sayangnya dia tidak punya pilihan lain.

Pikiran-pikiran negatif terus terbayang dalam kepalanya. Bagaimana kalau dia gagal, bagaimana jika dia tidak diterima, apakah semuanya jerih payahnya akan berakhir sia-sia. Hal-hal negatif tersebut sama sekali tidak bisa hilang dari kepalanya. Dia sudah berusaha mengalihkan perhatiannya dengan menonton film untuk sedikit penyegaran diri, namun ternyata pikiran-pikiran tersebut tetap tidak mau meninggalkannya.

Sekali lagi Keith menghela nafas lelah. Matanya menerawang ke langit malam, namun yang bisa dilihatnya hanya lampu taman yang menyala remang-remang.

Kegalauan ini...

Kesuraman ini...

Kenistaan ini...

"MUSNAH SAJA DUNIAAAAAA...!!!!"

Keith berteriak sekeras-kerasnya, berusaha meluapkan segala emosi yang terpendam dalam hatinya.

Walaupun dia tahu hal itu sia-sia.

Keith menyandarkan punggungnya pada bangku taman yang keras. Dia sudah lelah, sudah muak dengan semuanya.

Perlahan Keith menutup kedua matanya. Dia ingin istirahat.

"Sepertinya kau sedang dilanda kegalauan."

Kedua mata Keith yang hampir tertutup memincing dan dia melirik ke arah sumber suara.

Seorang pria, yang sepertinya masih seumuran dengan dirinya, mengenakan jaket hitam dan celana hitam panjang, duduk di sampingnya sambil memasang senyum tipis.

"Siapa kau?" Tanya Keith tanpa mengubah posisi duduknya.

"Hanya seseorang yang kebetulan lewat," Jawabnya santai.

"Ada perlu apa denganku?"

"Aku melihat ada seseorang yang sepertinya sedang dilanda masalah, jadi aku penasaran dan ingin membantunya jika aku bisa.

"Rupanya kau tipe orang yang senang mencampuri urusan orang lain ya?"

"Banyak yang bilang begitu," Jawab pria itu seraya tersenyum. "Tapi sebenarnya aku hanya berniat membantu," Lanjutnya lagi.

"Maaf, tapi masalahku saat ini bukanlah masalah yang bisa ditolong oleh orang lain."

"Begitukah? Kalau begitu sayang sekali, padahal aku bisa memberimu saran yang bagus."

"Saran apa?"

"Kau ingin tahu?"

Awalnya Keith berusaha untuk tetap tidak peduli, namun entah kenapa dia merasa pria yang duduk di sampingnya saat ini bukanlah orang biasa, kata-kata yang diutarakan oleh pria tersebut juga terasa amat tenang, membuatnya merasa penasaran dengan apa yang akan dikatakannya selanjutnya.

"Ya," Jawab Keith singkat.

"Aku sudah sering melihat orang-orang sepertimu. Dan saat kutawarkan bantuanku, mereka juga mengatakan hal yang sama sepertimu," Jelas pria itu dengan nada yang tenang. "Mereka semua menganggap masalah mereka adalah masalah yang paling berat yang pernah ada. Padahal, kalau mereka mau berpikir dan melihat ke bawah, masih banyak orang lain yang punya masalah yang lebih berat dari mereka."

"Aku bisa mengerti apa yang kau maksud," Sela Keith.

Pria itu melanjutkan ucapannya.

"Jadi intinya, jangan pernah merasa hidupmu akan hancur karena suatu masalah. Setelah hujan pasti ada pelangi, dan jika kau gagal dalam suatu hal, ingatlah bahwa ada banyak jalan menuju roma. Jika kau gagal dalam suatu kesempatan, bukan berarti kau akan gagal dalam kesempatan berikutnya, ingatlah itu baik-baik."

Mendengar kata-kata barusan, Keith membuka matanya. Memang benar ucapan pria itu, kesempatan selalu ada, dan jika kesempatan itu hilang, masih ada kesempatan lain.

"Sepertinya kau sudah merasa lebih baik," Ucap pria itu mengakhiri penjelasannya.

"Ini berkat saranmu barusan, terima kasih."

"Kalau begitu kurasa sudah saatnya aku pergi," Sambil menghela nafas pendek, pria itu bangkit.

"Ah, ya. Aku hampir lupa, ini untukmu," Pria itu mengambil sebuah kaleng minuman dari jaketnya.

Keith menerima minuman tersebut dengan wajah heran.

"Wedang Jahe Kalengan?" Tanyanya saat membaca merk minuman tersebut.

"Itu minuman paling pas untuk menemani malam-malam sepi yang dipenuhi kegalauan, bisa dibeli di warung terdekat."

Keith masih bingung, entah apa maksud pria itu namun yang jelas dia tahu niat pria itu baik.

"Tunggu, aku masih belum tahu siapa namamu!"

Pria itu menghentikan langkahnya, dan tanpa menoleh atau berbalik lagi, pria itu menjawab..

"Namaku....Dimas Pamungkas."

Dinginnya angin malam minggu seolah menemani kepergian pria misterius tersebut. Entah darimana asalnya atau apa tujuannya datang ke tempat itu, namun hanya satu hal yang jelas...

Dia galau!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar