Ezebelle Rosetta Volucis | Belle
17-18 | Perempuan | Manusia
By : Ann_Raruine
Umur : 17-18 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Deskripsi Fisik :
- TB/BB : 166 cm/52 kg. Tipe badan yang ideal, tidak terlalu kurus/gemuk. Kulitnya putih, hidungnya mancung, dan di sekitar matanya sering diberi pewarna merah tipis. Dagunya lancip dan tulang pipinya cenderung tinggi, membentuk garis wajah yang elok dan terlihat cantik dengan caranya sendiri.
- Iris matanya merah menyala, dalam gelap tampak berkilat-kilat (info tambahan di hal 2). Bentuk matanya yang lumayan besar membentuk sudut-sudut elegan yang mematikan, ciri keluarga Volucis.
- Rambut keriting panjang hampir sepinggul berwarna cokelat gelap kemerahan, tanpa poni yang menutupi jidatnya yang lumayan jenong :P Belle senang membuat kepang-kepangan dan menyelipkan bunga-bunga kecil di rambutnya.
- Memakai rain coat cokelat tua dengan sedikit hiasan berpola, berbahan kain dengan tudung kepala. Baju hangat berwarna marun, celana jins pendek dan sepatu bot berwarna abu.
- Membawa payung hitam dengan ujung runcing. Payung itu adalah milik Amelia, ada renda-renda yang robek di pinggirnya dan ada hiasan ukiran tengkorak di gagangnya.
- Membawa pisau daging persegi yang disembunyikan di pinggangnya di balik jas hujan untuk menggunakan kekuatannya jika terdesak. (pisaunya dicuri dari dapur Amelia)
- Jarang tersenyum, sehingga pancaran wajahnya terlihat sendu dan muram.
Tingkah laku :
- Mempunyai rasa ingin tahu yang besar, sehingga sering kali dia jalan-jalan dan menjelajah.
- Lugu dan mudah ditipu.
- Jujur dan blak-blakan.
- Tapi dia pendendam.
- Bukan tipe yang suka mengawali percakapan.
- Menyukai semua jenis bunga dan tanaman, terutama mawar, terutama lagi yang warna putih. Perhatiannya mudah teralihkan kalau melihat bunga dan tanaman. Hanya bunga-bunga yang membuatnya tersenyum, selain beberapa hal yang istimewa menurutnya.
- Membenci semua hewan, kecuali anjingnya yang bernama Bizarre. Dia sering sekali menyemprot kupu-kupu, kumbang, atau serangga apapun di kebunnya dengan racun serangga. Tapi hewan yang paling dibencinya adalah kucing.
Cara menghadapi masalah :
- Dia senang menyusun rencana sebelum bertindak.
- Cenderung tidak mempunyai rasa takut.
- Kalau sudah marah tidak bisa berpikir jernih, hanya mengikuti emosi.
Cara pandang terhadap karakter lain :
- Karena sering menjadi korban pem-bully-an, Belle jadi takut dan benci mendekati manusia yang tidak terlalu akrab dengannya.
- Pemalu terhadap orang yang baru dikenal.
Cara pandang terhadap dunia :
- Ada suatu tempat yang nyaman untuknya, entah di dunia ini atau di dunia orang mati.
Realms :
Kota
Pinus, kota yang dikelilingi gunung, kabut, dan pepohonan pinus. Kota
ini bahkan diragukan keberadaannya dan banyak kabar yang tak mengenakan
dari sana.
Kemampuan :
- Tidak bisa mati oleh serangan fisik.
- Jika tubuhnya dipotong-potong, potongan tubuhnya (harus terlepas) bisa dijadikan apa saja—kecuali makhluk hidup—oleh siapa saja yang memegangnya dalam jangka waktu dua puluh menit. Orang itu harus membayangkan benda tersebut dan mengucapkan namanya secara detail[1].
- Benda tersebut akan bertahan enam jam. Jika tidak diubah menjadi apapun, potongan tubuhnya akan berubah menjadi debu pasir. (potongan tubuh termasuk kulit, bola mata, tulang, pokoknya segala sesuatu yang dekat dengan darah, kecuali rambut dan kuku. Cairan darah dalam jumlah banyak bisa menjadi materi, namun bila hanya tetesan akan segera menjadi debu pasir)
- Bila dipegang lebih dari satu orang dan masing-masing mengutarakan keinginannya, potongan tubuh tersebut akan berubah menjadi debu pasir.
- Regenerasi, anggota tubuhnya yang terpotong akan kembali lagi dalam waktu enam jam (jika diubah menjadi benda) atau empat jam (jika tidak diubah menjadi apa-apa). Semacam membran akan terlihat berdenyut-denyut sebelum membentuk tulang, daging, otot, dan struktur lain pembentuk organ tubuh. Jika teriris atau luka robek/koyakan akan beregenerasi lebih cepat dalam dua puluh menit.
- Hal-hal yang bisa menyebabkan kematian pada manusia umumnya akan membuatnya tidur panjang selagi menunggu beregenerasi.
- Jika kematiannya tidak merusak organ tubuh (seperti tercekik atau tenggelam), dia akan hidup lagi empat jam kemudian.
- Dia seorang mayoret di sma nya, dia mahir memainkan tongkat baton, atau dalam turnamen ini dia membawa payung dan pisau daging.
- Pisau daging berbentuk persegi (pisau China) untuk memotong, menebas, atau apapun sesuai fungsinya, sementara ujung payungnya yang runcing untuk menusuk. Payung itu juga bisa menembakkan peluru jarum sepanjang 10 cm setebal 10 mm sebanyak enam butir. Ada tombol rahasia di gagang payungnya yang ditutupi ukiran tengkorak, dan kotak yang bisa terbuka-menutup di ujung gagangnya untuk mengisi ulang. (Payungnya udah gak dipakekk)
- Dia juga mantan atlet akrobatik ketika smp, tubuhnya lentur sehingga bisa meliuk-liuk di atas kewajaran manusia rata-rata.
- Peka dengan hal-hal gaib, dan bisa melihat dalam kegelapan.
- Berkat teh yang diberikan Amelia, dia bisa menumbuhkan bunga dan sulur-sulur tanaman di berbagai permukaan secara instan. Dia bisa menumbuhkan bunga mawar di wajahnya, namun kulitnya tentu saja robek. Hal tersebut juga berlaku pada lawannya jika dia diam selama sepuluh detik—hal yang paling menyakitkan adalah ketika kuncup bunga mekar perlahan, atau sulur yang mulai bermunculan seraya merambat di dalam tubuh. Dia juga bisa menumbuhkan buah berry dan anggur dengan tenaga ekstra.
- Untuk menumbuhkan tanaman di dalam tubuh, Belle harus melihat mediumnya. Biasanya dia menumbuhkan berbagai tanaman di kulit sampai terkelupas, lalu menumbuhkan di bagian dalam (sehingga tubuh lawan terlihat ‘mekar’).
- Belle juga bisa menumbuhkan tanaman secara instan di tanah, tembok, kayu, atau apapun kecuali metal, logam, plastik, dan kaca.
Amelia
memasangkan jerat pada Belle, yang itu berarti dia diikuti setan
cermin. Setan-setan itu tidak keluar membantu Belle, mereka hanya
menginginkan teman bermain. Amelia juga memerintahkan untuk menyeret
orang-orang menarik ke dalam cermin, walau wujudnya anak-anak, namun
mereka cukup kuat untuk bisa mengangkat orang dewasa dan
memutar-putarnya di udara bak mainan.
Catatan
: mereka adalah boneka Living Dead Dolls yang diberi nyawa dan kekuatan
oleh Amelia XD Ukurannya juga diresize sma Amelia (?) jadi seukuran
anak-anak kecil biasa. Mereka juga ditempelin daging biar mirip
anak-anak beneran~ lalala
Setan Cermin I : Squeak
Squeak's a little piggy
That sure likes her treats
So roam she will
The Halloween streets
That sure likes her treats
So roam she will
The Halloween streets
Setan
yang paling sering keluar untuk meminta permen, memakai piyama pink dan
terkadang memakai topeng babi berwarna pink. Paling sering menyiksa
dengan serangan fisik. Dia juga tidak akan pernah kenyang, paling senang
dengan daging manusia.
Setan Cermin II : Damien
This little boy has a trick
Up his sleeve.
At least one slingshot
And three books to read bleed.
Up his sleeve.
At least one slingshot
And three books to read bleed.
Setan
yang diam-diam keluar, penuh trik dan kejahilan. Membawa ketapel dan
suka melempar bola-bola api, batu, dan apa pun yang bisa dipakai untuk
jahil.
Setan Cermin III : Toxic Molly
After all the mass cremation
Bringing about man's damnation,
Toxic Molly survived the devastation
And is reborn again through radiation.
Bringing about man's damnation,
Toxic Molly survived the devastation
And is reborn again through radiation.
Setan
yang jarang keluar, bunyi desah napasnya mengerikan. Tubuhnya berbau
dan beracun, ketika dia membuka topeng dan menjerit, pastilah memekakkan
telinga siapa saja dalam radius seratus meter. Racunnya berupa kabut
abu-abu kehijauan, berpendar di sekujur tubuhnya. Sentuhannya pun
beracun. Jika terpapar racunnya: kulit akan melepuh, susah bernapas, dan
susah bergerak (jarak paparan sepuluh meter). Setan ini juga dibenci
dua setan lainnya (racun Molly tidak berpengaruh pada setan cermin).
Catatan : topengnya bisa dibuka, dan silakan gugling kalo mo lihat wajah Molly
Kelemahan :
- Belle akan beregenerasi jika dibakar, namun bila membakarnya selama matahari terbenam di hari pertama sampai fajar di hari keempat, dia akan benar-benar menjadi debu. (Belle atau siapapun di realitas asalnya belum mengetahui hal ini)
- Belle masih manusia biasa, seorang gadis yang tidak akan memotong tangannya sendiri secara sukarela (dia bukan masokis!). Dia akan menangis dan kesakitan sementara potongan tubuhnya dimanfaatkan. Seandainya kau memiliki kemampuan yang sama dengannya, maukah kau memotong-potong tubuhmu sendiri?
- Ketika menumbuhkan tanaman-tanaman instan, dia membutuhkan tenaga lebih. Ketika membuat ‘mekar’ Eldric, sahabat sekaligus musuhnya, dia langsung roboh.
- Sifatnya yang cenderung tak takut apapun kerap membawa masalah
- Selain regenerasi dan kemampuannya menanam (?), kekuatannya seperti gadis rata-rata. Dia tidak ikut bela diri, hanya senam akrobatik lol
- Selain itu ada berbagai cara untuk membuat manusia immortal terkesan mati, namun Tsuki tidak dapat menyalinnya secara lengkap. Bisakah para lawannya memikirkannya? Lol #plakk
- UPDATE : setan-setan cermin terkadang keluar juga untuk mengganggu Belle. Belle menutupi atau menghancurkan cermin-cermin agar mereka tidak keluar.
Kehidupan Sebelum Turnamen :
Putri tunggal dari Allan Fenestra dan Carnable Lily Volucis. Setiap 100
tahun sekali, seseorang yang terlahir dalam garis darah keluarga
Volucis mendapat semacam kekuatan yang bisa menjadi anugerah atau
kutukan, diyakini Belle-lah orang itu.
Belle terlahir dengan warna
mata hitam, namun saat berumur enam, ada suatu kejadian yang membuat
warna matanya berubah. Ia didatangi semacam makhluk dan
kekuatan-kekuatan gaib yang membuatnya sering berjalan ketika tidur.
Ketika itu pula, ia sering menggeram, menjerit-jerit, mencakar-cakar,
menyiksa diri, dan melalukan hal-hal tak wajar lainnya—seperti
eksorsisme. Semuanya dilakukan dengan mata terpejam, sampai ia membunuh
pembantu rumah, Belle kecil dilarikan ke rumah sakit.
Tentu saja
segala upaya dari rumah sakit tak bisa menyembuhkannya, Belle tidak bisa
tidur dengan tenang. Kemudian ia disucikan oleh pemuka agama yang
akhirnya menjauhkan segala gangguan-gangguan gaib yang dialami Belle.
Akhirnya ia bisa tidur dengan tenang, namun matanya berubah merah
menyala, ia juga jadi bisa melihat dan merasakan hal-hal gaib. Yang tak
disadarinya, ‘mereka’ yang telah mendatanginya memberi kekuatan besar.
Semasa
kanak-kanak, Belle sering diajak ayahnya ke hutan yang kebetulan tidak
terlalu jauh dari rumah. Di sana ia melihat berbagai jenis tanaman dan
akhirnya membuat tamannya sendiri di samping rumahnya, dekat pemakaman.
Ketika ada upacara pemakaman, Belle senang menabur bunga. Berkat gadis
itu jugalah makam-makam di Akar Pinus selalu terhiasi bebungaan.
Saat
remaja, kehidupan sekolahnya suram. Dia jadi bulan-bulanan siswa di
sekolahnya, entah itu dipalak atau dipukuli karena sok berani dan ceplas
ceplos (tapi untungnya dia belum kena pelecehan #eh). Berhubung Belle
cenderung cepat sembuh dari rasa sakit, ayah dan ibunya sering
mengatakan kalau dia istimewa, kalau menghadapi mereka saja tidak bisa,
dia tidak akan selamat dari takdir lebih suram yang menunggunya #tsaahh.
Untung ada Ivy, teman kecilnya yang selalu menghibur dan mendukungnya.
Ya, masa SMA nya lebih suram lagi.
Dia
tidak lagi nekad dan sok berani, tapi tumbuh menjadi seorang gadis
cantik. Banyak yang iri tentu saja, apalagi dengan sifat sok polos dan
sok lugunya itu. Banyak yang menyukai sekaligus membencinya. Yang suka
ya hanya sekedar suka, tanpa berbuat apa-apa, namun yang membenci
melakukan hal buruk padanya.
Dia pernah dipancing di jalan raya
dekat jembatan, musuh-musuh ceweknya hanya bermaksud memukulinya, namun
tak sengaja dia terdorong dan ada mobil yang melaju kencang. Belle
meninggal di tempat dengan pendarahan yang hebat.
Besoknya dia
hidup lagi dengan kemampuan regenerasinya, terbangun dari jalanan dan
segera pulang ke rumahnya. Berhubung kecelakaan itu adalah tabrak lari
di jalan sepi, (bekasnya pun hilang kecuali bekas gesekan rem), tak ada
yang tahu kecelakaan itu kecuali si penabrak dan musuh-musuhnya. Dia
kembali ke sekolah seolah tak terjadi apa-apa.
Awalnya
musuh-musuhnya itu takut, sampai hampir mempercayai sendiri kalau
kejadian itu palsu. Namun, seorang dari komplotan musuhnya itu iseng
melukai Belle, dan satu jam kemudian bekas luka itu hilang. Dan
masa-masa suramnya dimulai sejak itu.
Musuh-musuhnya menyekap dan
memotong-motong tubuhnya. Sejak tahu mereka bisa meminta apapun dari
potongan-potongan tubuh itu, mereka jadi lebih gila. Tentu saja mereka
merahasiakan dari siapapun dan memakai potongan-potongan tubuh itu untuk
masing-masing. Belle diselamatkan oleh ayahnya dan dilarang bersekolah
lagi. Homeschooling adalah pilihan yang ditetapkan untuk putri
semata wayangnya. Bila semuanya berjalan mulus, dia sedang berusaha
keras mengikuti ujian masuk sekolah tinggi musik milik keluarga
besarnya—yang artinya meninggalkan Kota Pinus, dan seperti ayahnya,
keahliannya adalah biola.
Sayangnya, semua tidak berjalan mulus.
Ketika
dia bermain di hutan, dia bertemu wanita bengis bernama Amelia. Teman
kecilnya, Ivy, meninggal karena kecelakaan. Tidak lama setelah
pemakamannya, Belle pergi ke Istana Kaca (kediaman Amelia) dan dikurung
di sana.
(….hanya itu yang dapat disalin Tsuki dengan tambahan dari Amelia)
[1] Kemampuan
ini adalah kemampuan iblis-iblis yang mendiami tubuh Belle. Iblis
tersebut akan merasuk ke pikiran kemudian mengabulkan keinginannya. Jika
bendanya adalah benda yang umum, maka tidak perlu dibayangkan secara
detil.
Informasi Tambahan dan FAQ :
Informasi Tambahan dan FAQ :
- Di dalam tubuh Belle bersemayam lebih dari satu iblis, tidak diketahui jumlahnya, dan Belle sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengan mereka kecuali ketika masih kecil dulu, ketika mereka belum disegel dalam tubuhnya.
- Iblis-iblis itu bersemayam dalam darahnya, darah Belle lebih terasa panas jika dicicipi (terasa membakar di mulut), namun seperti darah biasa jika dipegang—sebelum berubah menjadi debu.
- Mata merahnya adalah mata milik iblis-iblis di tubuhnya. Belle pernah menutupi dengan lensa kontak karena merasa tidak nyaman dengan tudingan macam-macam dari orang sekitarnya, namun lensa kontak itu malah membuat matanya perih. Akhirnya dia makin menjadi bulan-bulanan karena warna matanya itu. (Pernah sekali Belle berbohong bahwa mata merahnya itu hanya lensa kontak, tapi musuh-musuhnya meminta bukti dengan memaksa melepasnya, akhirnya mereka malah mencolok matanya.)
- Karena darahnya adalah tempat bersemayam para iblis, jika Belle dimutilasi sama rata, maka yang beregenerasi adalah yang paling banyak terlumuri darah. Jika tubuh Belle dibelah sama rata kiri-kanan, maka yang beregenerasi adalah tempat dimana bernaungnya pusat perederan darah, jantung. Begitu pula jika kepalanya dipotong. Kepalanya tidak akan beregenerasi, namun badannya akan menumbuhkan kepala yang sama persis dengan kepalanya dulu.
- Tenaga/energi untuk menumbuhkan tanaman instan bukanlah manna, chakra, atau semacamnya.. Hanya stamina biasa yang bisa membuat dia kelelahan.
- Belle selama ini mengendalikan kekuatan ramuan itu yang bereaksi dengan iblis-iblis di dalam tubuhnya, sehingga sulur-sulur atau tanaman tidak mencuat liar dari dalam kulitnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar