Senin, 06 Juni 2016

[Charsheet][Hero] Infidel - The Verbal Bitch

Nayala Fayman-Livingstone | Infidel
27 | Perempuan | Manusia
By : AdhamTFusama


Pekerjaan: Mantan agen rahasia, mantan anggota kelompok pemberontak, kini bekerja sebagai mata-mata dan hitman.
Theme song: Icona Pop - I Love It

Deskripsi fisik:
  • Parasnya tergolong cantik.
  • Berkepala botak.
  • Bertubuh tinggi semampai dan atletis. Tinggi 178 cm, berat 59 kg.
  • Measurement tubuh: 86-64-89 cm.
  • Memiliki tato matahari di bagian tengah dadanya yang merupakan sumber dan kunci pembuka kekuatannya.


Pakaian tempur:
  • Atas: Baju bahan fiber tanpa lengan yang pas badan. Bagian depannya dilapisi lempengan metal dan keramik yang biasa digunakan untuk vest antipeluru. Ada resleting di bagian depan baju. Kadang dia mengenakan jaket bulu jika sedang berada di daerah dingin.
  • Bawah: Celana bahan cargo yang pas badan, nyaman, kuat, dan fleksibel. Terdapat banyak saku di bagian samping dan belakang celana, tempat dia meletakkan alat-alat medis sederhana dan benda-benda kecil seperti pisau lipat.
  • Sarung tangan: Terbuat dari kulit domba terbaik yang kuat sekaligus dingin di kulit.
  • Ikat pinggang: Terbuat dari kulit sapi yang kuat. Dilengkapi dengan tempat untuk menggantungkan pistol, pisau, dan senjata lainnya.
  • Sepatu: Bot kulit warna hitam. Bagian depan sepatu dilapisi besi. Ada sanggurdi di bagian tumis sepatunya.
  • Wig: Infidel punya banyak koleksi wig untuk menyamar. Tapi, dalam pertarungan, dia tidak pernah mengenakan wig.

Senjata:
  • Standar: Pistol, pisau (army knife), racun, benang kawat. Senjata-senjata tersebut dia simpan di sabuk pinggangnya juga di saku-saku celananya. Infidel nyaris mampu menggunakan semua jenis senjata, baik senjata tajam maupun senjata api.
  • Favorit: Sniper rifle, 7,62x51mm (.308 Winchester) yang dapat menembak objek hingga 800 meter. Jarang dibawa-bawa karena agak merepotkan.

Kepribadian:
  • Sifat: Cerdas, banyak akal, blak-blakan, pemberani, tangguh, pantang menyerah, liar, terkadang suka seenaknya sendiri, persuasif, manipulatif, pandai merayu, dan menggoda.
  • Psikis: Lesbian. Dia membenci sebagian besar laki-laki, terlebih laki-laki payah dan brengsek. Bukan nudist dan masokis, tapi tidak keberatan bila harus telanjang dan melakukan BDSM.
Kemampuan:
  • Fisik: Karate, boxing, muay thai, capoiera, parkour, gymnastic.
  • Skill: Sebagai mata-mata profesional, Infidel sangat mahir menyamar dan berakting. Sebagai agen rahasia, daya analisis dan kemampuan strateginya di atas rata-rata. Ia pun mahir mengendarai motor dan mobil.
  • Kalma: Kemampuan ajaib yang dihadiahkan oleh seorang dukun. Tato matahari di dadanya merupakan sumber kekuatan serta kunci pengaktifan Kalma. Kalma ada 5 jenis: Urfan, Qargis, Nemet, Qarabasma, dan Gunah.

Urfan (The Knowledge) Pelepasan parsial:
  • Fungsi utama: Mendapatkan seluruh data, info, dan identitas targetnya.
  • Proses: Sentuh kulit si target dengan tangan kanan, letakkan tangan kanan ke tato matahari, katakan “Azad (Lepas)”, letakkan tangan kanan ke bagian mana pun di tubuhnya (selain wajah), maka akan muncul tato tulisan di bagian tubuh yang ia sentuh tersebut yang berisi rangkuman data si target.
  • Tulisan-tulisan tersebut bisa berubah sesuai kebutuhan. Misal, di awal Infidel ingin mengetahui soal identitas si target, kemudian ingin mengetahui kelemahan si target, maka Infidel cukup menyentuh bagian tubuh yang ada tatonya itu, mengucapkan keinginannya (misal: “Cari kelemahan target”), maka rangkaian kalimat dan tulisan tersebut akan berubah.

Urfan (The Knowledge) Pelepasan total:
  • Fungsi utama: Mendapatkan seluruh data, info, dan identitas targetnya.
  • Proses: Sentuh kulit si target dengan tangan kanan, letakkan tangan kanan ke tato matahari, katakan “Cami Azad (Pelepasan Total)”, maka akan muncul tato tulisan di sekujur tubuhnya (selain wajah), yang berisi identitas lengkap orang tersebut, bahkan rahasia terkotor orang itu yang tidak pernah diketahui oleh orang lain.
  • Tato tulisan tersebut bisa berubah lokasinya. Misal, data tentang kelemahan target berada di bagian punggung—yang tentu saja tidak bisa dibaca oleh Infidel sendiri—dia tinggal meletakkan lagi telapak tangan kanannya di tato, katakan “Cari kelemahan target, pindahkan data ke lengan”, maka data yang semula berada di punggung akan pindah ke lengan.

Qargis (The Curse):
  • Fungsi utama: Mengutuk seseorang dengan kata-kata.
  • Proses: Letakkan tangan kiri di tato matahari, ucapkan “Nakam (nasib buruk)”, katakan kata-kata kutukan misalnya “Mati”, maka akan muncul kata “Mati” di telapak tangan kirinya. Sentuhkan tangan kirinya ke target, dan si target akan mati.
  • Batasan: Kutukan yang diberikan bisa terjadi secara harfiah maupun kiasan, tergantung mana yang paling memungkinkan untuk terjadi berdasarkan situasi dan kondisi. Jika si target dikutuk untuk “Mati”, dia bisa saja mati kehilangan nyawa; atau mati kehilangan emosi, semangat, keinginan, ambisi, dan lain-lain; atau menghadapi kematian seseorang yang sangat dia sayangi sehingga membuatnya merasa tidak ingin hidup lagi di dunia ini.

Nemet (The Bestow):
  • Fungsi utama: Memberi power up kepada diri sendiri.
  • Proses: Letakkan tangan kanan ke tato matahari, katakan keinginan misal “Tambah tenaga”, letakkan telapak tangan ke kening, ucapkan “Yardim (Tolong)”, maka keinginannya tersebut akan diwujudkan.

Qarabasma (The Nightmare):
  • Fungsi utama: Pengendalian absolut pada otak si korban. Qargis level 2. Teknik terlarang yang hanya bisa dilakukan sekali seumur hidup.
  • Proses: Letakkan tangan kiri ke tato matahari, ucapkan “Axir (Akhir)” sebanyak 3 kali, tangan kirinya akan berubah menjadi hitam, sentuh target dengan tangan kirinya tersebut maka si target akan kehilangan kendali atas otak dan tubuhnya. Setelah itu, Infidel dapat memberikan perintah / skenario, dan si target akan melihat, mendengar, merasakan, mengikuti, serta menuruti seluruh skenario yang diberikan oleh Infidel, termasuk jika Infidel memerintahkannya untuk mati sekali pun.
  • Kelebihan lainnya: Teknik ini tetap dapat berfungsi meski Infidel tidak menyentuh langsung kulit si korban. Si korban akan tetap terkena pengaruhnya meski ia mengenakan pakaian zirah sekali pun.

Gunah (The Sin):
  • Fungsi utama: TBA. Qargis level akhir. Hanya bisa dilakukan sekali seumur hidup. Pure dark magic.

Notes: Setelah selesai menggunakan Kalma, ucapkan "Islar" (Selesai) untuk mengunci kembali kekuatannya tersebut.

Kelemahan:
  • Sifat: Dia sangat bangga dan percaya diri dengan kemampuannya sehingga sering takabur, sombong, serta meremehkan lawannya. Temperamennya yang tinggi pun membuatnya tidak sabaran dan gampang meledak marah. Bila dia sudah marah besar, dia sering gelap mata dan melakukan segala halnya secara serampangan.
  • Fisik: Meski termasuk tangguh, Infidel tetaplah perempuan yang kekuatan fisiknya tidak sebesar pria, terlebih pria yang terlatih. Dia pun tidak kebal senjata sehingga tetap bisa terluka atau mati.
  • Psikis: Masa kecilnya yang pahit di mana dia pernah mendapat pelecehan seksual sehingga menyebabkan trauma berkepanjangan. Pada akhirnya, dia benci sentuhan lelaki lebih dari sekadar berpegangan tangan. Ia juga masih enggan bercumbu dengan laki-laki. Dia niscaya akan mengalami panic attack dan hysteria apabila ada lelaki yang berusaha menidurinya.
  • Kalma: Hanya bisa dilakukan apabila kulit tangannya menyentuh langsung kulit orang yang dituju (selain Qarabasma dan Gunah).

Urfan:
  • Teknik ini tidak memiliki memori sentuhan. Artinya, jika Infidel menyentuh si A, kemudian menyentuh si B sebelum melakukan pelepasan, maka seluruh data identitas si A akan hilang, digantikan oleh data identitas si B.
  • Urfan pelepasan total butuh waktu sekitar 1 menit sampai seluruh data tersebar ke seluruh tubuh.
  • Selain itu, teknik Urfan pelepasan total pun kurang praktis sebab dia butuh satu orang atau minimal cermin untuk membaca semua tulisan yang ada di seluruh tubuhnya.
  • Tato data identitas di kulitnya juga tidak bertahan lama, maksimal hanya sehari.

Qargis:
  • Kata kutukan yang ada di telapak tangannya hanya bertahan selama maksimal satu menit, sehingga harus segera disentuhkan ke kulit orang yang dituju. Jadi target punya waktu minimal satu menit untuk menghindar.
  • Dalam sehari, Infidel pun cuma bisa melakukan maksimal 3 kali teknik Qargis.
  • Untuk melakukan satu kali Qargis, Infidel menghabiskan seperlima energi yang dimiliki oleh tubuhnya. Apabila Qargis dipakai lebih dari 3 kali, maka seluruh energi Infidel akan habis dan dia bisa saja mati.

Nemet:
  • Pengaruh teknik ini hanya bertahan maksimal 1 jam, tergantung kondisi kesehatan serta jumlah energi yang dimiliki Infidel.
  • Pengaruhnya pun tak lebih dari sekadar dopping, di mana teknik Nemet akan memaksa otak, hormon, dan sel tubuhnya untuk bekerja lebih cepat dan lebih keras untuk mewujudkan permintaannya. Misal, Infidel butuh stamina lebih, maka Nemet akan meminta otak untuk memproduksi hormon adrenalin lebih banyak dan lebih cepat.
  • Jadi, Nemet bukan untuk mengabulkan permintaan yang mustahil dipenuhi. Misal, jika jari Infidel putus, dia tidak bisa menggunakan Nemet untuk menumbuhkan atau menyambung kembali jarinya.

Qarabasma:
  • Teknik terlarang yang harganya sangat mahal, sebab setelah teknik ini selesai dilakukan, tangan kiri Infidel akan terbakar sehingga dia tidak bisa lagi menggunakan teknik Qargis dan Qarabasma untuk selamanya.
  • Efektivitas dan lamanya jangka waktu Qarabasma juga tergantung seberapa fit kondisi Infidel sewaktu melakukan pelepasan. Jika dia dalam kondisi prima, dia bisa melakukan Qarabasma secara maksimal, jaminan si korban akan menjadi boneka Infidel sepenuhnya tanpa bisa menolak.
  • Akan tetapi bila kondisinya tidak prima, ada kemungkinan efektivitas Qarabasma tidak akan maksimal, atau jangka waktu pengaruhnya akan sangat singkat, atau bisa saja Infidel kehilangan nyawanya karena kehabisan tenaga.

Gunnah:
  • TBA. Teknik terlarang yang harganya sangat mahal, sebab dapat membuat Infidel kehilangan nyawanya.
Realms: Bumi. Hometown: Austria-Hungaria lalu Inggris. Sekarang hidup nomaden, lebih sering berkelana. Terakhir beraksi di Latvia, membunuh dan meledakkan mansion milik Baron Nieciba.

Faksi: Heroes. Sebenarnya dia tidak begitu peduli dengan faksi Heroes/Heretics. Dia lebih suka berbuat sekenanya. Tapi, karena dia bukan orang jahat—paling tidak bukan megalomaniak yang berniat menguasai/menghancurkan dunia—dia dikategorikan sebagai Heroes.

Kehidupan sebelum Turnamen:
Infidel lahir dengan nama Nayala Faymann, putri seorang agen rahasia dan dosen. Pada usia 10 tahun, rumahnya diserang kelompok teroris yang dendam pada ayahnya yang seorang agen rahasia. Kedua orangtuanya dibunuh, rumahnya dibakar habis, dan Nayala dibawa oleh para teroris. Dia disekap selama sepuluh hari di sebuah bunker rahasia. Di sana dia mendapat pengalaman pahit, dicukur sampai botak, dan diperkosa beberapa kali oleh para teroris. Di hari kesepuluh, bunker tersebut diserbu oleh pihak militer. Nayala selamat.

Nayala dirawat di rumah sakit terutama untuk menangani trauma psikisnya. Seorang jendral bernama Livingstone—yang merupakan sahabat sang ayah—akhirnya mengangkat Nayala sebagai seorang anak dan membawanya tinggal di Inggris. Dia mendapatkan keluarga serta hidup baru. Nayala adalah anak yang cerdas dan aktif. Dia hobi membaca, belajar, berakting, menari, dan beladiri. Ia berlatih karate atas kesadarannya sendiri supaya dia bisa melindungi diri dan tidak akan pernah lagi merasakan pengalaman pahit seperti waktu dia diculik. Selain beladiri, dia pun meminta untuk diajarkan menembak oleh ayahnya. Ia mahir menggunakan semua jenis senapan api pada usia 16 tahun.

Setelah lulus kuliah, dia menjadi agen rahasia mengikuti jejak ayahnya. Dia berhasil menjadi top agent di usia muda, yakni 24 tahun. Dia berhasil menjalankan misi berbahaya di berbagai negara. Pada usia 25 tahun dia diturunkan untuk menjalankan ghost protocol mission ke kerajaan Azamat. Misi berbahaya yang apabila gagal maka Nayala dan timnya akan ditelantarkan oleh pemerintah, dibantah keberadaannya, bahkan akan dianggap sebagai penjahat perang. Misinya adalah: membunuh serta menggulingkan rezim pemerintahan Raja Kral Atli yang dianggap lalim.

Kerajaan Azamat adalah kerajaan kecil dekat perbatasan Armenia dan Azerbaijan yang menganut ajaran Kainat. Sayangnya, ajaran Kainat dipergunakan secara sewenang-wenang oleh para pemimpin kerajaan untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Kerajaan melarang keras penganut kepercayaan dan agama lain untuk menjadi warga negara. Jika ada warga negara yang menganut kepercayaan dan agama lain, mereka akan dicap kafir, dijebloskan ke kamp konsentrasi, bahkan dihukum mati. Anggota kedubes, tamu, dan turis negara asing pun dilarang keras menyebarkan agama dan kepercayaan lain di negara ini.

Di sela-sela misi, Nayala sempat menolong seorang gadis gelandangan kecil yang hendak diperkosa oleh tentara bejat. Sayangnya, misi di sana menjadi berantakan akibat adanya pengkhianat. Nayala nyaris tewas, jika dia tidak ditolong oleh seorang dukun tua. Dukun itu ternyata nenek sang gadis kecil yang Nayala tolong. Dada Nayala yang berlubang disembuhkan secara ajaib dan dia memiliki tato matahari. Tak sekadar tato biasa, dia diberi kekuatan Kalma oleh si dukun sebagai ucapan terima kasih.

Setelah sembuh, Nayala tidak punya tujuan lagi sebab dia telah gagal menjalankan misi. Semua teman-temannya pun tewas dibunuh tentara kerajaan. Kini, seumur hidupnya, Nayala harus melarikan diri. Agar tidak ketahuan, dia menggunduli kepalanya dan mengganti-ganti penampilan dengan menggunakan wig. Beruntung, dia bertemu dengan Grup Revolusi bawah tanah yang juga berniat menggulingkan pemerintah Kral Atli. Nayala setuju bergabung karena dia berniat untuk menyelesaikan misi terakhirnya. Toh, dia sudah terlanjur dicap sebagai penjahat perang. Terlebih, dia punya dendam pribadi ke si pengkhianat.

Bersama Grup Revolusi, Nayala menyusup ke dalam pesta besar yang diselenggarakan pihak istana. Di sana, dia membunuh sang raja. Dia juga berhasil membakar si pengkhianat hidup-hidup. Si pengkhianat berteriak “Kafir! Kafir! Kafir! Ada Orang Kafir di Istana!” sampai akhirnya tewas jatuh dari atas balkon istana dalam keadaan terbakar. Dan dari sanalah Nayala mendapat julukan “Infidel” (Kafir). Setelah sang raja mati, grup revolusi meledakkan istana beserta seluruh penghuni istana dan tamu-tamu yang hadir. Misi terakhir Nayala selesai dengan dramatis. Setelah itu, Nayala menghilang dari kerajaan Azamat, berkelana tak tentu arah, tak kenal lelah.

Setahun kemudian, Nayala membentuk tim sendiri dari orang-orang terbuang seperti dirinya. Tim mata-mata dan hitman tersebut diberi nama The Infidels. Dalam sebuah misi, Nayala menolong lagi seorang gadis mungil bernama Illa, yang kemudian bergabung dan berikrar untuk melayani Nayala yang telah menyelamatkan hidupnya. Lama kelamaan, Nayala dan Illa saling jatuh cinta dan menjadi sepasang kekasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar