Elisa Rimm | Mother Nature
123(waktu est.) | perempuan (secara fisik)
By : Sam_Riilme
JENIS KELAMIN :
Secara fisik perempuan, namun sebenarnya tidak memiliki alat kelamin
DESKRIPSI FISIK :
- Rambut coklat tua setua warna tanah, dengan panjang hingga melebihi pahanya sendiri.
- Lusuh, hanya mengenakan selapis pakaian yang menutupi tubuhnya dari atas hingga bawah.
- Estimasi usianya sekitar 123 tahun, namun fisiknya terlihat seperti anak berumur 9 tahun.
- Tidak memiliki kaki
- Tidak berdarah jika terluka atau ditusuk, walau tubuhnya tetap dapat hancur
KEPRIBADIAN :
- Sebenarnya secara umum periang dan mudah terbuka pada hal-hal baru (perumpamaan sikapnya seperti anak kecil yang baru msuk sekolah), namun bisa terlihat serius bila membicarakan topik abstrak seperti tentang kehidupan dan dunia.
- Menyimpan sifat keibuan pada orang-orang (atau bahkan benda-benda dan mereka yang bukan manusia) yang memang ia beri perhatian khusus.
- Tidak bisa merasakan marah, sedih, iri, dengki, jijik, nyeri dan takut. Satu-satunya emosi ‘negatif’ yang bisa ia rasakan (kalaupun ini bisa dianggap negatif) adalah rasa khawatir.
- Memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar terhadap segala sesuatu yang tidak ia ketahui. Ia bahkan tidak mengenal konsep baik-jahat karena selama ratusan tahun hidup sendiri.
KEMAMPUAN :
4GG :
- Gaia Gravita : Kemampuan utamanya adalah berkomunikasi dengan tanah, membuat tanah menuruti apa yang ia inginkan, termasuk mengendalikan apapun yang terikat dengan tanah, tanah itu sendiri, atau menolak gravitasi untuk membuatnya melayang.
- Gaia Galaxia : Menciptakan 'dunia' khusus elemental tanah dalam radius 5 meter di sekitarnya (segala bentuk pengendalian elemen selain tanah dalam radius tersebut menjadi tidak berlaku).
- Gaia Guardia : Menggunakan elemen tanah untuk equip dengan berbagai macam bentuk pada tubuhnya (paling sering sebagai ‘kaki tambahan’ dan berbagai macam furnitur seperti lemari yang menempel di punggung atau kursi dengan kaki-kaki yang bisa bergerak sendiri).
- Gaia Gigantia : Memanggil sosok tentara dari tanah (semacam golem) yang 'hidup' untuk membantunya melakukan berbagai hal, baik itu bertarung, menyiapkan makanan, membuatkan rumah, ataupun mengisi waktu luang dengan bermain dengannya saat ia bosan. Ukuran golem ini sebenarnya bisa variatif, tapi yang paling sering dimunculkan oleh Elisa adalah yang berukuran sekitar 5 meter.
Locked :
- Remount Earth : Kemampuan untuk mengendalikan bumi. Namun ia tidak bisa menggunakannya bila tidak dalam wujud planet (dengan kata lain, ia tidak bisa melakukannya dalam wujud manusia sekarang).
- The Planet’s True Form : Menghilangkan wujud fisik manusianya untuk menjadi bentuk planet ‘bumi’.
- ONE – OverNature Entity : Berasimilasi dengan alam, dengan kata lain ia bisa menyatu dengan unsur alam apapun, atau sebaliknya mengambil unsur alam apapun untuk menyatu dengan dirinya.
KELEMAHAN :
- Clueless : Tidak tahu apa-apa selain yang terkait dengan ‘bumi’ (ajak ia bicara soal fashion, misalnya, maka ia tidak akan mengerti). Hal ini juga berarti ia tidak akan betul-betul paham mengenai teknologi dan kebudayaan manusia, hanya sebatas ‘tahu’ atau ‘kira-kira menangkap maksudnya’ saja.
- Earth-dependent : Bila ia tidak berada di tempat yang memungkinkannya berkomunikasi dengan elemen-elemen di atas bumi (contoh ekstrimnya adalah di luar angkasa), ia tidak bisa melakukan apa-apa.
- Static movement : Karena bergerak dengan melayang, ia tidak pernah benar-benar menggerakkan tubuhnya (dalam artian seperti manusia berolahraga), sehingga cukup kaku untuk gerakan-gerakan yang lebih kompleks daripada sekedar menggerakkan tangan atau memutar kepala. Bisa dibilang gerakan tubuhnya sangat-sangat lambat (kecuali gerakan melayang ke sana kemari, karena itu bukan dihitung sebagai menggerakkan tubuhnya sendiri).
REALMS :
Planet bernama Elisa Rimm
KEHIDUPAN SEBELUM TURNAMEN.
Elisa
merupakan perwujudan dari elemen ‘bumi’ itu sendiri, namun baru
terlahir setelah seluruh manusia di muka bumi ini tewas. Entitas yang
tidak jelas statusnya, walau bisa dikatakan ia adalah ‘personifikasi
dari planet bumi’.
Karena dia adalah perwujudan dari jiwa-jiwa
manusia yang tidak lagi ada di bumi, maka ketiadaan kakinya mewakili
keinginan mereka untuk 'tidak memijakkan kaki di bumi yang membawa
kesengsaraan bagi kaum mereka' (mengutuk elemen dan nasib mereka pada
bumi). Jadilah, dia 'lahir' dalam keadaan seperti itu.
Saat ini berwujud seperti manusia karena ingin merasakan bagaimana hidup di atas dirinya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar