Selasa, 13 Maret 2018

[Charsheet][Heretic] Windmill - The Flash Wind

Nama : Windmill
Umur : 20 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki

Deskripsi Fisik : Tinggi sekitar 170cm, berat badan tidak diketahui (ayolah, mana ada pria yang menimbang berat badan? Kurang kerjaan!), bola matanya berwarna abu-abu dan rambutnya berwarna nyaris putih. Wajahnya lumayan tampan dan sedikit banyak juga lumayan manis, kalau tersenyum, akan terlihat ada dua buah lesung pipi menghiasi senyumnya. Idaman gadis-gadis suku penguasa angin, kalau saja sifat jahilnya bisa sedikit dikurangi. Dia suka sekali menggunakan kemeja berwarna putih yang dikeluarkan seenaknya dengan dua kancing teratas yang dibiarkan terbuka (itu seksi, tahu!) dan menggunakan celana berwarna hitam yang kepanjangan.


Kepribadian : Dia adalah pemuda yang sifatnya angin-anginan. Bertindak sesuai mood dan tidak terlalu perduli pada hal-hal yang dianggapnya tidak penting. Suka sekali pada hal-hal yang berbau manis; makanan manis, gadis manis, bahkan pemuda berwajah manis pun bakal dia embat juga. Sifatnya selain angin-anginan adalah, jahil. Dia suka sekali mengganggu (menggoda) siapa pun yang dianggapnya menarik. Baginya, orang manis itu sungguh manis (?). Hobinya adalah bermain angin; membuat angin menyibak rok seorang gadis misalnya.

Realms : Sebuah kerajaan bernama Levana dimana di dalam wilayahnya terdapat empat suku; Api, Air, Tanah, dan Udara.

Faksi : Heretic. Dia pernah bilang bahwa dia bosan menjadi orang baik. Sesekali menjadi jahat sepertinya menyenangkan (hei! Terkadang menjadi jahat itu keren bukan?!)

Kemampuan : Termasuk dalam suku Angin, jadi dia adalah manusia ber-elemen angin.
* Dia bisa membuat tornado besar atau kecil sesuka hati. Dia suka sekali membuat orang lain terjebak dalam pusaran angin yang diciptakannya, membuat tubuh orang tersebut hancur secara perlahan, atau minimal kulitnya akan tersayat-sayat di berbagai tempat.
* Dia bisa menciptakan sebuah perisai untuk melindunginya dari serangan senjata yang dilemparkan dari jarak jauh maupun dekat. Ia menamakannya perisai angin. Bentuknya seperti ada angin yang berputar cepat di depan tubuh yang mementalkan apa saja yang datang padanya.
* Ia bisa menembakkan bola angin dengan cara memadatkan angin di antara dua telapak tangannya dan menembakkannya secara cepat ke arah lawan. Mirip pistol, namun karena yang di tembakkan adalah udara, jadi tidak akan terlihat oleh mata biasa. Kecuali kalau instingnya sangat kuat, minimal penglihatannya cukup tajam untuk menerka datangnya arah tembakan.
* Dia suka sekali pasir. Dengan kekuatan angin, dia dapat membuat pasir di sekitarnya menyebar, menghalangi jarak pandang.
* Oh ya, ngomong-ngomong, penciumannya tajam. Ia bisa mengetahui keberadaan lawan dari bau yang dibawa oleh angin.
* Suku penguasa angin terkenal cepat dalam berlari.

Senjata : Dua buah pedang pendek yang bisa digunakan untuk menembakkan pisau angin dengan kecepatan tinggi.

Kelemahan :
* Sifatnya yang angin-anginan sering membuatnya lengah akan kekuatan musuh.
* Tubuhnya biasa saja, kalau tidak pandai menghindari serangan, bisa terluka juga.
* Lemah terhadap serangan secara langsung.

Kehidupan Sebelum Turnamen : Wind, manusia kurang kerjaan yang suka mencari hal yang dia anggap menyenangkan cuma untuk kesenangan pribadi. Tidak jelas apa motivasi dalam hidupnya, karena kalau ada yang menarik minatnya walaupun itu membunuh, tetap akan dia lakukan. Kadang terlihat mengusili seorang gadis, kadang terlihat membantu penduduk sekitar, kadang terlihat duduk dengan akrab di antara para buronan kerajaan. Dia bukanlah orang hebat, tapi dia lumayan punya otak jika disuruh memikirkan sesuatu. Mungkin lebih tepatnya, sedikit licik.
Mengenai pekerjaan, dia suka menerima pekerjaan sebagai pembunuh bayaran. Dia pernah disuruh untuk menculik Putri Raja, tapi akhirnya malah di jadikan patung es selama 28 jam oleh gadis es cebol berdada rata yang sama sekali tidak menarik.
Well, begitulah kira-kira hidupnya.

The True Story : Wind adalah anak dari seorang guru suku angin yang terkenal. Seperti kisah-kisah klise pada umumnya, Wind tidak suka dibanding-bandingkan atau dihormati hanya karena pengaruh ayahnya. Jadi dia kabur dari rumah. Dia kabur keluar dari negeri Levana, dan ternyata setelah kabur, di negeri itu terjadi peperangan. Entah siapa yang memulai, mungkin pemberontak. Yang dia tau, begitu dia kembali, dia menemukan bahwa tidak ada satupun yang dia kenal atau mengenalnya. Jadi dia memutuskan untuk menganggap dirinya orang bebas yang bisa melakukan apa saja. Yang penting menyenangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar