Dia tidak memiliki nama, DIZ adalah sebutan yang diberikan oleh manusia pada dirinya.
Umur :
Dia sudah ada sejak manusia diciptakan.
Jenis Kelamin :
Dia bukan makhluk hidup yang memiliki jenis kelamin.
Deskripsi :
Pada dasarnya dia tidak memiliki wujud tetap. Namun dihadapan manusia, dia akan menampakan diri sebagai seorang gadis kecil berambut panjang dan berkulit gelap. Dengan wajah pucat dan kedua mata yang hitam pekat. Dan tidak mengenakan sehelai pakaian pun. Tidak ada yang tahu apa alasan makhluk ini menampakan wujudnya seperti itu.
Kepribadian :
Dia tidak bisa bicara secara langsung. Jika ingin mengatakan sesuatu maka dia akan mengatakannya langsung ke dalam pikiran lawan bicaranya. Dia juga tidak bisa menunjukan emosi seperti manusia. Walaupun dia sudah terlahir sejak manusia diciptakan, namun sampai saat ini dia tidak pernah bisa mengerti perilaku manusia, membuatnya selalu penasaran dengan segala hal yang dilakukan oleh manusia, dan selalu bertanya tentang apa yang mereka lakukan.
Kemampuan :
- Immortality : Dia tidak bisa mati dan tidak akan pernah mati walau dibunuh dengan cara apapun. Sekalipun seluruh tubuhnya dilenyapkan dalam sekali serang, dia akan langsung hidup kembali. Karena sejak awal dia tidak hidup, dan juga tidak mati.
- Dead Heart : Kemampuan untuk menyerap luka orang lain separah apapun lukanya, bahkan kematian seseorang pun dapat diserap oleh kemampuan ini.
- Eye of Heart : Kemampuan untuk melihat kegelapan hati seseorang.
Kelemahan :
- Dia tidak bisa mati, dan apapun yang kau lakukan dia akan terus muncul di hadapanmu selama masih ada kegelapan di dalam hatimu. Satu-satunya cara untuk mengusirnya adalah dengan mengakui segala kesalahan dan dosamu.
- Dia tidak bisa berlari dan hanya bisa berjalan pelan, dan gerakannya lamban.
- Semakin kau menantangnya maka dirinya akan semakin kuat, begitu juga sebaliknya.
- Dia tidak bisa melukai lawannya secara fisik.
- Dia tidak bisa membunuh lawannya.
Realms :
Dia lahir dalam hati manusia. Dia hidup dalam kegelapan hati manusia. Dimana ada kegelapan dan kebencian maka disanalah dia berada.
Faksi :
Heretic
Kehidupan sebelum turnamen :
Dia membuka matanya dalam kegelapan.
Tak ada apapun disana.
Tak ada siapapun disana.
Dia tidak bisa melihat apapun dalam kegelapan yang sepekat itu.
Dia tidak tahu siapa dirinya. Atau kenapa dia lahir.
Dia tidak bisa merasakan apapun, kecuali kebencian, dendam, keputus asaan, penyesalan. Semua perasaan itu memenuhi dirinya.
Seolah dia terlahir dari semua perasaan negatif itu.
Waktu terus bergulir.
Namun yang dilakukannya hanya berjalan tanpa tujuan.
Yang dapat dilihatnya hanya keburukan manusia.
Dia bingung.
Dia berusaha bertanya pada manusia, kenapa dia terlahir seperti itu.
Namun tidak ada yang menjawab.
Tidak ada yang mau mendekatinya, apalagi berbicara padanya.
Semua yang melihatnya takut kepadanya.
Suatu hari, dia melihat seorang manusia mati.
Dia bingung.
Kenapa banyak manusia yang menangisi sesuatu yang sudah mati.
Dia heran.
Kenapa kematian satu orang manusia membuat manusia lainnya menangis. Padahal masih banyak manusia lain yang hidup.
Dia benar-benar tidak mengerti manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar